Maslamah Ibnu Abdul Aziz mengunjungi "Umar Ibn Abdul Aziz yang sedang berbaring menjelang kematian. Ia berkata kepada Umar "Wahai Amirulmukminin engkau telah menjauhkan mulut anak-anakmu dari harta mereka yang telah ditetapkan oleh Bani Ummayah. Dan engkau membiarkan mereka menjadi beban karena tidak memiliki harta apapun. mungkin engkau bisa mewariskan sedikit harta, sebab mereka membutuhkannya".
'Umar menjawab, "Tolong duduklah aku dan panggilah anak-anakku''. Lantas anak-anaknya dipanggil. Saat itu jumlah mereka dua belas orang. 'Umar memandang mereka dengan air mata berlinang seraya berkata, " Demi jiwaku yang muda, Aku meninggalkan mereka tanpa harta, wahai Anak-anakku, Sesungguhnya aku telah meninggalkan kebaikan untuk kalian dari Allah. Aku telah mempersembahkan kebaikan kepada umat ini, sehingga kalian selalu melihat hak ketika melewati seorang muslim atauorang yang mengadakan perjanjian, "Wahai Putra-putraku, Aku sudah memikirkan mana yang paling utama, haram kepada kalian sehinga tidak perlu miskin atau membiarkan kalian memperoleh rezeki sendiri dan menjauhi neraka dengan sifat warak. Ternyata kemiskinan kalian disunia lebih baik daripada kalian masuk neraka jahanam. "berdirilah wahai Anak-anakku, Semoga Allah memberimu rezeki dan melindungimu".
Sejarawan mengatakan bahwa tidak ada satupun keturunan Umar Ibn Abdul Aziz yang miskin selama-lamanya.

No comments:
Post a Comment